Beranda Redaksi Laporan Utama Pemimpin Mengguncang Dunia

Pemimpin Mengguncang Dunia

80
0
BERBAGI

Kualitas seorang pemimpin sebuah negeri akan memberi pengaruh yang sangat besar terhadap negeri yang dipimpinnya. Namun ada beberapa pemimpin yang memiliki kelebihan tidak hanya di dalam negerinya sendiri, tapi mampu memberi pengaruh negara lain, atau bahkan mengguncang dunia.

Orang-orang seperti ini memiliki superior, kecerdasan, cara pandang, pola pikir dan kharismatik, disegani kawan, ditakuti lawan. yang sangat luar biasa. Namun karena ambisinya hingga dia mampu memberi pengaruh pada dunia.

Sepanjang sejarah, banyak sekali para pemimpin negeri yang perrnah mengguncang dunia. Nama-nama mereka tecatat dalam tinta sejarah dan dikenang terus bagai pahlawan atau monster yang menakutkan.

Jenghis Khan, Mongolia

Penguasa gurun dari rakyat jelata ini berhasil menyatukan bangsa Mongol dan mendirikan kekaisaran Mongolia. Gerak cepat Mongol Raya bagai badai gurun, dalam waktu singkat mampu menaklukkan Asia, Tengah, Barat, Tenggara, dan Eropa Timur.

Mohandas Karamchad (Mahatma) Gandhi, India

Perjuangannya melawan kolonial Inggris di negeri Hindustan menginspirasi negara-negara tertindas, yang akhirnya mampu memerdekaan diri masing-masing dari para penjajah. Menjadi ikon perjuangan dunia dengan prinsip perlawanan anti kekerasan yang dikenal dengan Satyagraha dan Swadeshi yang benar-benar efektif melawan kolonial Inggris di India. Dua konsep ini mampu mempengaruhi perspektif pergerakan pembebasan di belahan dunia lain.

Adolf Hitler, Jerman

Politikus, pemimpin kharismatik, orator hebat yang mampu membangkitkan bangsa Arya (Jerman) pasca kekalahan Perang Dunia 1. Sebagai seorang diktator bergelar Fuhrer unnd Reichskanzier, Hitler berambisi memusnahkan etnis Yahudi dan menguasai dunia. Dari sinilah kemudian meletus perang besar yang dikenal dengan Perang Dunia ke 2 yang menelan korban jutaan nyawa manusia, kerusakan yang parah hingga merubah perdaban dunia, baik politik, sosial mapun budaya. Pasca kehancuran ini muncul dua ideologi yang memunculkan perang dingin antara Blok Barat dan Timur di bawah ancaman perang nuklir.

Ir Soekarno

Bersama Josip Broz Tito (Yugoslavia), Gamal Abdul Nasser (Mesir), Nehru (India) dan Nkrumah (Ghana) mendirikan Gerakan Non Blok (GNB) yang beranggotakan lebih dari 100 negara. Tujuan GNB menjamin kemerdekaan, kedaulatan, intregitas teritorial dan keamanan bersama, serta menentang imperialisme, neo-kolonialisme, kolonialisme, rasisme dan apartheid. Konsep ini cukup merepotkan dua kekuatan dunia masa perang dingin, blok Barat Nato dan Timur Pakta Warrsawa.

Bung Karno juga banyak menginspirasi negara-negara yang baru merdeka, seperti tokoh revolusioner Kuba Che Guevara dan Fidel Castro serta pemimpin dunia lainnya. Di mata pemimpin adi kuasa juga sangat luar biasa. Nikita Kruschev (Uni Sovyet) harus rela mengirimkan mesin-mesin perang mutakhirnya ke Indonesia guna merebut Irian Barat. Bahkan di kota St. Petersburg terdapat Masjid Soekarno lantaran jasanya atas pembangunan satu-satunya masjid pasca revolusi Bolshevic. Begitu juga dengan John F. Kennedy yang harus mengikuti kehendak Soekarno terkait politik bilateral, yang berpengaruh kekuatan Barat di Asia Tenggara.

Hirohito, Jepang

Kaisar yang menjadi tokoh kunci meletusnya Perang Dunia ke-2 di Asia Pasifik setelah keberhasilan Jepang mengekspansi Manchuria, Hongkong, Tiongkok, Asia Tenggara, Pasifik Selatan.

Josef Stalin, Uni Soviet

Sebagai pemimpin diktator Uni Soviet, Stalin melebur paham Marxisme-Leninisme menjadi Stalinisme yang kemudian berkembang hingga ke seluruh dunia. dengan mendirikan organisasi komunis internasional. Keberhasilannya merebut Berlin pada tahun 1945 berhasil menganeksasi negara-negara Baltik di bawah Pakta Warsawa yang berujung perang dingin blok Barat dan Timur. Di Asia ia juga menjadi pengendali Tiongkok, Korea Utara dan Vietnam.

Nelson Rolihlahla Mandela, Afrika Selatan

Tokoh politik antiapartheid pemimpin ANC (Konggres Nasional Afrika) di tahun 1952 berhasil membangkitkan dunia untuk melawan rasis dunia melawan kolonial kulit putih. Setelah 27 tahun menjalani hukuman, Mandela berpropaganda penghapusan apartheid. Dunia pun bergetar hingga akhirnya bertindak menghapuskan perbedaan warna kulit tersebut. Mandela mendapat hadiah Nobel Perdamaian pada than 1993 dan menghantakannya ke kursi presiden.

Sebenarnya masih banyak pra pemimpin negara yang mampui menguncang dunia dengan kiprahnya, seperti Benitto Mussolini, Mao Tse Tung, Josip Broz Tito, Soekarno, Kim Il Sung, Fidel Castro, Muamar Ghadafi, serta para pemimpin negara di era perang dingin sebelum pecahnya Uni Soviet.*I@m