Beranda Redaksi Laporan Utama Operasi Plastik dan Resikonya

Operasi Plastik dan Resikonya

49
0
BERBAGI

Banyak wanita melakukan cara instan seperti operasi plastik atau injeksi kecantikan demi tampil sempurna, tidak semua operasi yang dilakukan berjalan lancar. Beberapa wanita mengalami beragam masalah setelah operasi yang kalau dibiarkan bisa berbahaya, ada berbagai tanda yang perlu dikhawatirkan pasca operasi.

Menurut dokter bedah plastik, Enrina Diah, Sp.BP-RE, reaksi bisa dilihat berdasarkan operasi apa yang dilakukan. Kegagalan operasi juga hanya bisa diketahui oleh dokter bedah plastik, umumnya setelah melakukan operasi plastik, pasien akan datang kembali untuk kontrol setelah tiga hari. Setelah satu minggu, jahitan akan diangkat dan dilihat perkembangannya selama satu bulan.

Senada dengan hal ini, dokter Eddy Karta, SpKK, mengungkapkan, pasien yang operasi plastiknya berhasil sudah tidak merasakan reaksi apa pun setelah satu bulan, namun tidak semua pasien memiliki kondisi yang sama, perkembangan pun dilihat hingga tiga bulan untuk menentukan bagus tidaknya hasil operasi. Tidak semua operasi memiliki dampak sama.

Sedangkan, untuk tindakan yang menggunakan material misalnya filler atau benang maka kegagalan langsung dapat diketahui sesudah tindakan. Untuk filler dengan material yang tidak aman misalnya silikon cair, reaksi penolakan tubuh yang membentuk jaringan granuloma sehingga terlihat bengkak-bengkak dan merah tidak langsung terlihat.

Efek operasi plastik harus disadari sejak dini pasca operasi, kecuali bila hal itu merupakan efek penyembuhan. Bengkak adalah efek normal pasca operasi.Berikut ini adalah bahaya operasi plastik yang harus Anda tahu, di antaranya:

  1. Efek samping anestesi
  2. Pendarahan
  3. Bekas luka
  4. Tidak sesuai keinginan

Perlu diketahui, efek operasi plastik juga pernah menimpa beberapa artis ternama. Bahaya operasi plastik yang tidak disadari ini membuat orang-orang yang pernah melakukannya menyesal. Bibir yang menjadi terlalu tebal atau hidung yang terlalu mancung justru akan membuat Anda nampak sangat palsu

Terlebih, penggunaan silikon atau Gore-Tex untuk mengubah bentuk bibir, dahi, dan bagian lainnya juga akan sangat berisiko karena sifatnya yang sulit untuk dikeluarkan atau permanen.

Oleh karena itu, akan sangat sulit untuk memperbaikinya jika hasil akhir operasi dirasa tidak sesuai dengan keinginan atau justru memperburuk tampilan. (**)

BERBAGI
Artikel sebelumyaKonsep Diri Negatif atau Hak untuk Cantik ?
Artikel berikutnyaOplas Gagal
Selaras Media merupakan media yang menyediakan informasi mengenai kesehatan dan tentang syariat islam. Memberikan fasilitas bagi pelanggannya berupa konsultasi dokter dan konsultasi ustad melalui telepon yang bersifat gratis dan bebas pulsa.