Beranda Majalah Selaras Berbagi Angkak, Sembuhkan Mansur dari Tipes

Angkak, Sembuhkan Mansur dari Tipes

6838
0
BERBAGI

Bagi yang pernah mengalami sakit tipes, selama hidupnya akan berusaha menjaga kondisi kesehatan dan vitalitas tubuhnya. Pasalnya, jenis sakit ini bisa kambuh kapan saja manakala orang yang pernah terserang dalam kondisi tidak prima alias drop. Lemas berkepanjangan hingga masa penyembuhan yang kadang tak kenal waktu itulah beberapa ciri khas penyakit tipes.

Mansur Hidayat (38 tahun) wiraswasta asal Kabupaten Wonosobo ini yang menjalani pengobatan alternatif meski dibarengi konsumsi obat konvensional dari dokter. Ia menggunakan ramuan angkak, dan rutin meminumnya hingga kondisi membaik. Lantas apa hubungan angkak dengan tipes? Berikut kisah Mansur yang dituturkan kepada Selaras.

Bagaimana kisah anda hingga menggunakan pengobatan angkak?

Dahulu awalnya karena sakit tipes lama sampai sekitar 40 hari. Bahkan badan saya sampai turun drastis sampai sekitar 10 Kg. Anak-anak kecil saja saat itu kalau melihat saya banyak yang kemudian takut karena begitu kurusnya. Badan rasanya lemas sekali karena saking lamanya sakit. Bahkan menurut dokter yang saya periksa kepadanya, dikatakan mengarah kepada demam berdarah dengan dasar setelah dicek laboratorium, trombositnya turun drastis.

Tipes saya tergolong parah karena tanda-tandanya menurut dokter sudah mendekati demam berdarah. Pada pusingnya sama, hanya saya lebih lemas. Ditambah kondisi trombosit saya waktu itu ngedrop sekali, sedangkan DB ketika naik bisa turun lagi, berbeda sama tipes yang cenderung stabil ketika sudah pada kondisi tinggi.

Tindakan apa yang saat itu sudah dilakukan?

Yang jelas periksa dokter dan pengobatannya. Dan saat itu dokter juga menyarankan agar saya juga mengkonsumsi angkak untuk menaikkan kadar trombosit dalam darah. Kalau saran dari otang lain agar dipersering konsumsi jus jambu biji, tujuannya juga sama agar trombositnya naik.

Untuk angkak, seberapa kadar konsumsinya?

Angkak direbus dengan air dua gelas hingga menjadi satu gelas. Untuk sekali rebus angkak diambil 2 sendok makan. Setiap minum saya setengah gelas, pagi dan sore. Hampir satu minggu saya konsumsi sari angkak yang direbus.

Dimana mendapatkan angkak?

Memang angkak tidak terlalu terkenal, tetapi bisa dibeli di toko herbal bahkan sudah dalam kondisi siap minum karena sudah diekstrak. Bisa juga beli di toko pengobatan Cina. Kalau saya sendiri dahulu beli di apotek syifa kalau di Wonosobo.

Setelah minum air rebusan angkak, bagaimana hasilnya?

4 kali sekiranya saya cek laboratorium saat itu selama saya sakit. diawal turun trombositnya, hingga drastis pada perjalanan sakit. Hanya saja seberapa angkanya saya lupa dititik berapa. Setelah sekitar satu minggu konsumsi air angkak, kemudian saya cek laborat lagi, dan Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan karena kadar trombositnya terus naik. Setelah itu saya control dokter dan dia mengatakan bahwa ini tidak sampai ke DB karena trombositnya sudah naik lagi dan stabil.

Penelitian Ilmiah

Dalam riwayatnya, pengobatan menggunakan angkak sebenarnya sudah lama dilakukan secara turun-temurun oleh bangsa Tiongkok. Sedangkan dalam keseharian angkak biasanya digunakan dalam campuran bahan makanan. Angkak adalah beras putih biasa yang menjalani proses fermentasi bersama jamur Monascus purpureus, sehingga memperoleh warna merah tua keunguan khas yang dikenal oleh banyak orang. Beras Merah China atau angkak merupakan pengawet dan pewarna makanan alami dan menyehatkan yang ternyata juga memiliki khasiat untuk pengobatan.

Sudah banyak berbagai penelitian yang dilakukan untuk membuktikan apakah angkak bisa menyembuhkan pasien DBD dan bagaimana cara kerjanya. Sebuah penelitian dari IPB tahun 2012 menunjukkan bahwa pemberian kapsul angkak dapat meningkatkan trombosit pada tikus putih yang dibuat trombositopenia (kadar trombosit dalam darah rendah). Seperti yang kita tahu bahwa pasien DBD mempunyai kadar trombosit yang rendah yang membuat penyakitnya semakin parah. Dengan pemberian angkak yang dapat membantu peningkatan kadar trombosit, maka pasien DBD kemungkinan lebih cepat sembuh.

Hal ini juga diperkuat oleh penelitian dari Universitas Airlangga tahun 2013 yang dilakukan pada dua kelompok pasien DBD, masing-masing kelompok berjumlah 15 orang. Satu kelompok diberikan kapsul angkak dan satu lagi tidak diberikan angkak. Hasilnya adalah kadar trombopoietin (TPO) menurun pada pasien DBD. TPO merupakan salah satu faktor yang bertanggung jawab dalam pembentukan trombosit, di mana TPO ini berada dalam kadar yang tinggi pada pasien DBD. Kadar TPO pada pasien DBD berbanding terbalik dengan kadar trombosit. Sehingga, penurunan kadar TPO pada pasien DBD merupakan hal baik bagi kesembuhan pasien DBD.

Dalam penelitian ini juga disebutkan bahwa angkak dapat meningkatkan trombosis pada pasien DBD. Hal ini mungkin terjadi karena angkak dapat meningkatkan pembentukan trombosit di sumsum tulang belakang. Diansyah, M. N., Suharto, dan  Triyono, E. A. (2013). Effect of Red Yeast Rice (Monascus Purpureus) Extract to The Trombopoietin Level in Dengue Infected Patients.

http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/fmi0187523c38full.pdf

Dari kedua penelitian tersebut dapat disimpulkan angkak dapat membantu penyembuhan pasien DBD dengan cara membantu peningkatan kadar trombosit pada pasien DBD. Karena yang diperankan adalah meningkatkan kadar trombosit maka juga bisa digunakan untuk penderita tipes yang sama gejalanya yakni pada penurunan kadar trombosit.

Penelitian lain yang diterbitkan oleh IOSR Journal of Pharmacy tahun 2015 telah membuktikan bahwa tikus putih yang diberikan angkak dan jus jambu biji memiliki peningkatan trombosit paling tinggi. Kombinasi angkak dan ekstrak daun jambu biji juga dapat meningkatkan jumlah sel darah merah dan nilai hematokrit darah.

Walau demikian, pemberian angkak ini tidak bisa dijadikan terapi tunggal dalam kasus demam berdarah. Konsultasikan ke dokter agar pengobatan tetap dilakukan secara optimal dan kesembuhan segera dapat dicapai. (23)

Artikel Terkait:

Turunkan Demam dengan Tali Pusat Bayi

Hampir Putus Asa Akibat Saraf Terjepit

Luka Bakar Sembuh dengan Lidah Buaya

Malaria Ibrahim Sembuh dengan Empedu Kambing

Saryono Bisul Pecah dengan Batang Pisang Busuk

Keji Beling Obati Sulasi Dari Kencing Batu

Terapi Pijat Jari Membuatku Sembuh Dari Stroke

Angkak, Sembuhkan Mansur dari Tipes